-
Do you need help?
Tampilkan postingan dengan label Berita dan Informasi. Tampilkan semua postingan

1. Indonesia Negara Terkorup Asia Pasifik
Indonesia merupakan negara paling korup dari 16 negara Asia Pasifik yang menjadi tujuan investasi para pelaku bisnis. Itulah hasil survei pelaku bisnis yang dirilis Senin, 8 Maret 2010 oleh perusahaan konsultan “Political & Economic Risk Consultancy”(PERC) yang berbasis di Hong Kong [1]. Penilaian didasarkan atas pandangan ekskutif bisnis yang menjalankan usaha di 16 negara terpilih. Total responden adalah 2,174 dari berbagai kalangan eksekutif kelas menengah dan atas di Asia, Australia, dan Amerika Serikat.
2. Penerbangan Indonesia Terburuk Didunia
Stasiun TV “Saluran Tujuh” Australia, Senin menyebutkan bahwa Indonesia, Angola, Liberia, Sudan, dan Korea Utara sebagai lima negara dengan maskapai penerbangan “paling tidak aman” di dunia.
Dalam program siaran “Sunrise”-nya dari Brisbane, dua penyiar “Channel Seven”, Mel dan Kochie, mengangkat topik keselamatan penerbangan menyusul terjadinya serangkaian insiden dan kecelakaan terhadap beberapa maskapai penerbangan dunia dalam beberapa bulan terakhir ini.
Dalam acara yang diisi dengan wawancara dengan Redaktur Senior Jurnal Manajemen Penerbangan “Air Transport World, Geoffrey Thomas, itu, terungkap bahwa tingkat keselamatan berbagai maskapai penerbangan Indonesia, termasuk Garuda, masih dipandang jelek.
3. Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara
Gang Dolly adalah lokalisasi terbesar di Asia Tenggara, bahkan lebih besar dari lokalisasi Patpong di Bangkok, Thailand dan lokalisasi Geylang di Singapura. Gang Dolly sempat menimbulkan kontroversi setelah muncul ide untuk memasukkan Gang Dolly sebagai salah satu daerah tujuan wisata baru di Surabaya, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.
Secara statistic, Gang Dolly memiliki lebih dari 895 tempat-tempat prostitusi dengan lebih dari 8000 wanita cantik dan wanita seksi yang duduk di etalase, seperti di mal, siap menerima orderan.
4. Jakarta, Kota Terpolusi Ketiga Dunia
Kota Jakarta berada di urutan ketiga untuk kategori kota terpolusi di dunia. Pesatnya jumlah kendaraan baru dan masih banyaknya kendaraan tua dituding menyumbang polutan terbanyak. Saat ini terdapat lebih dari 7 juta kendaraan melintas di jalan-jalan Jakarta Membebaskan Jakarta dari polusi hampir mustahil direalisasikan. Tetapi kebijakan mereduksi polusi di Jakarta pasti didukung warga. Gelar kota terpolusi nomor tiga di dunia pun harus segera dapat dihapus.
5. Indonesia Negara Terkorup Urutan Keempat Dunia
Indonesia hanya satu langkah di bawah negara Timor Leste, negara yang baru saja merdeka "Indonesia menjadi urutan keempat itu karena masalah korupsi hanya dijadikan bacaan, bukan sebagai larangan yang harus ditaati,
6. Pencemaran air terburuk di Dunia
Kondisi perairan di Indonesia semakin buruk dengan tercatatnya Sungai Citarum sebagai salahsatu dari 10 sungai terburuk di dunia. Sepuluh sungai terburuk tersebut merupakan hasil riset dari Internasional River Basin Monitoring, lembaga riset independen internasional yang menangani masalah lingkungan.Panjang 200 mil Sungai Citarum di Indonesia menjadi tuan rumah lebih dari 500 pabrik sepanjang tepi sungai dan merupalan sungai yang paling tercemar di dunia. Ada begitu banyak sampah lapisan permukaan yang di banyak tempat Anda tidak dapat melihat air
7. No 2 Negara Pembajakan Software Terbesar Di Dunia
Untuk urusan pembajakan software, hasil riset yang dikeluarkan IDC mengungkapkan bahwa aktivitas pembajakan software di Indonesia tahun 2011 kian melonjak. Indonesia berada di posisi ke 2 sebagai negara dengan tingkat pembajakan software terbesar di dunia.
Presentase yang dicatat adalah 89%. Jika diibaratkan ada 100 software yang digunakan, maka 89 di antaranya merupakan software ilegal. Presentase 89% ini merupakan prestasi minor bagi Indonesia, sebab selama dua tahun sebelumnya, Indonesia mampu menurunkan presentase pembajakan, meski hanya turun 1%.
8. Indonesia peringkat dua dengan perdagangan orang terbanyak di dunia
Indonesia menempati peringkat dua di seluruh dunia daftar pengamatan khusus (DPK) untuk kasus trafficking atau perdagangan orang. Peringkat itu berdasarkan data USAID per Juni 2006
9. Termasuk Negara Negara Miskin Didunia
sekitar 20,8% dari 238 juta penduduk berada di bawah garis kemiskinan

Wajah para sekretaris anggota DPR RI yang cantik-cantik dan seksi itu boleh memerah karena skandal seks antara anggota dewan dengan para sekretarisnya yang dilakukan secara kilat di toilet-toilet gedung DPR RI mulai tercium khalayak luas. Kebobrokan moral anggota dewan dan sekretarisnya dilakukan tanpa lagi malu-malu. Setelah lampiaskan napsu, seenaknya mereka buang begitu saja bekas bungkus pelindung (kondom) di tempat sampah toilet.
Bagi anggota dewan dan sekretarisnya, skandal seks di toilet DPR kelihatannya jauh lebih aman dan nyaman dibanding diluar sana yang resiko gegernya lebih besar. Bagaimana tidak akan menjadi geger. Kamera wartawan ada dimana-mana, sementara sebagai wakil rakyat, wajah mereka begitu mudah dikenali. Salah langkah sedikit saja bisa jadi konsumsi berita publik yang berakibat dipecat karena pelanggaran etika. Maka seks kilat di area gedung DPR menjadi pilihan paling aman.
Beberapa lokasi di area gedung DPR RI situasinya memang sepi, termasuk toilet-toilet dan ruang-ruang yang banyak kosong tidak terpakai. Situasi ini semakin mendukung aksi skandal mereka. Ketua DPR RI, Marzuki Ali, tidak menampik skandal ini. Tapi ia tak dapat berbuat banyak kecuali hanya meminta supaya tidak ada lagi kondom-kondom yang ditemukan di tempat sampah.
Sebuah media ibukota melansir pernyataan pengamat politik, Karel Susetyo, bahwa gedung DPR yang luas memang rawan asmara seks dan perselingkuhan, banyak ruang kosong yang sepi dan jarang terpantau orang.
“Gedung luas dan tempat sepi ini yang menjadi rawan. Ini kan masalah moral. Tentu harus dikembalikan ke parpol, biar parpol yang bertanggung jawab, kenapa bisa memilih caleg tidak bermoral”, tandas Susetyo.
Media itu juga melansir data dari Badan Kehormatan DPR yang banyak menampung laporan dan aduan perselingkuhan antar anggota dewan ataupun dengan sekretarisnya. Aduan itu dilaporkan mulai dari suami atau istri para anggota dewan. Bahkan ada juga yang datang dari pihak luar yang mengetahui skandal seks di area gedung DPR.
Skandal seks di lingkungan gedung DPR RI sudah bukan rahasia lagi. Petugas cleaning service yang bertugas di sana sudah bosan dengan penemuan kondom yang berserakan hampir di setiap sudut gedung. Bahkan seorang petugas cleaning service mengaku tidak sengaja pernah memergoki pasangan mesum di dalam toilet. Tapi, lima lembar uang seratus ribuan pun masuk ke sakunya, katanya sebagai uang tutup mulut.
Kasus perselingkuhan sesama staf anggota DPR pernah diungkap Ivan Fadilla terkait Venna Melinda, istrinya yang diyakini Ivan telah melakukan perselingkuhan dengan sesama anggota dewan. Dan karena sebab itu rumah tangga mereka akhirnya harus berpisah.
Parah..bermoral bejat
Sumber : detik.com

Ya Tuhan, ampuni kami. Rismaharini menangis menceritakan itu di acara Mata Najwa barusan (12/2). Mata sayapun berkaca-kaca (maaf). Najwa Shihab pun tampak berusaha menahan diri namun suaranya yang parau dan bergetar tak bisa menyembunyikan kekagetan dan kesedihan yang campur baur.
Ibarat kanker, penyakit masyarakat yang berusaha disembuhkan sang Walikota berkerudung yang akrab dipanggil Risma ini sudah sampai stadium empat. Ada penyakit kronis yang berakar dari suatu komunitas bernama Gang Dolly. Diantara ratusan PSK di kawasan itu, Risma menemukan ada pekerja seks komersil (PSK) yang tidak pernah pensiun menjalankan profesi primitif itu meski usianya sudah mencapai 60 tahun. Siapakah gerangan orang gila yang mau jadi pelanggannya?
Tangis Rismaharini meledak. Ia seperti tak sanggup menceritakan bahwa pelanggan PSK gaek itu adalah sejumlah remaja dan pelajar. Ada yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Entah karena nafsu atau sekedar ikut-ikutan, mereka layaknya orang dewasa pemburu seks menjadi pelanggan sang nenek. Bayarannya sesanggupnya, bisa seribu atau dua ribu rupiah, jelas Risma miris.
Risma tak sanggup menceritakan semuanya.”Saya tidak tega mbak,” cuma sepenggal kata itu yang terlontar dari mulutnya sebelum air matanya makin berderai. Najwa terpaksa mempercepat commercial break untuk memberi kesempatan kepada Walikota yang dicintai rakyatnya ini membenahi perasaannya.
Salah siapa dosa siapa. Gang Dolly memang pernah identik dengan kota Surabaya. Puluhan Walikota telah berganti, seakan tak ada yang sanggup atau berani mengusiknya. Mungkin tempat itu di backup oleh sejenis genderuwo, dedemit, kuntilanak atau apapun namanya. Di tempat itu anak-anak usia sekolah sudah terbiasa melihat pintu kamar di rumahnya tertutup karena salah satu keluarganya sedang “melayani” pelanggannya.
Bisa terbayangkan betapa perih hati seorang ibu seperti Rismaharini melihat generasi muda dalam lingkup amanahnya mengalami degradasi moral seperti itu. Ia menceritakan suatu peristiwa ketika ia mencoba memahami derita “anak-anaknya” di suatu sekolah.
Ia telah melakukan pendekatan psikologis kepada sejumlah siswa di suatu kelas dimana ia meminta anak-anak dari kawasan dolly dikumpulkan di situ. Dua jam berlalu, dan anak-anak itu hanya duduk dengan tatapan kosong tanpa ekspresi. Tak ada yang bertanya apalagi berkomentar. Namun sejurus kemudian bertumbangan karena pingsan. Seakan keluh kesah anak-anak yang tak berdosa itu tak cukup lagi untuk menjelaskan derita jiwa yang mereka alami, apalagi mereka sadar bahwa hidup mereka hari ini dan masa depan mereka tergantung pada kelangsungan profesi keluarganya yang dipandang nista oleh masyarakat.
Membubarkan Gang Dolly adalah suatu keputusan yang dilematis bagi Risma. Ada pertimbangan ekonomi, sosial, keamanan dan sebagainya yang harus dihitung dengan hati-hati. Perlawanan warga dari komunitas itu cukup keras. Ada yang tidak terang-terangan melawan tetapi menuntut macam-macam kompensasi. Belum lagi ancaman preman dan makelar PSK yang selama puluhan tahun mengandalkan hidupnya dari membekingi mucikari dan pekerja seks di tempat itu. Risma menyadari itu sampai harus berpesan kepada keluarganya agar kalau dia harus mati menjalankan tugasnya, jangan ada yang menuntut.
Gang Dolly, lokalisasi yang konon tebesar di Asia Tenggara yang luasnya meliputi 5 Rukun Warga itu, memang adalah tumpuan ekonomi sejumlah keluarga. Namun mengingat taruhan aib yang harus disandang kota Surabaya yang selalu akan digelari kota prostitusi, rasanya lebih masuk akal bila Gang Dolly ditutup.
Belum lagi bila dipertimbangkan tercemarnya kejiwaan generasi muda yang terhubung dengan lokasi itu, baik sebagai penghuni maupun pelanggan, rasanya hanya pemimpin yang tidak memiliki nurani yang akan membiarkan tempat itu tetap eksis.
Bu Risma, jangan mundur bu, teruslah maju menegakkan moral dan akal sehat warga, kalau mati adalah taruhannya, pasti syahid balasannya. Kami semua akan mendoakan ibu.
Gallery
-
Sebuah gambar-gambar mencengangkan dilansir situs zurmat.com awal pekan (10/6) memperlihatkan kekejian tiga tentara Amerika Serikat s...
-
Wajah para sekretaris anggota DPR RI yang cantik-cantik dan seksi itu boleh memerah karena skandal seks antara anggota dewan dengan p...
-
Ya Tuhan, ampuni kami. Rismaharini menangis menceritakan itu di acara Mata Najwa barusan (12/2). Mata sayapun berkaca-kaca (maaf). N...
-
PT Indofood CBP Sukses Makmur merupakan perusahaan manufaktur yang bernaung dibawah tudung perusahaan Group Indofood. Perusahaan ini...
-
PT JOGJAHOST merupakan salah satu unit usaha yang bergerak pada penyediaan jasa online seperti hosting, domain, dan media online. ...




