Advertisement

Latest News

Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan



Walau sudah banyak yang mulai bosan dengan facebook, tetapi keberadaannya sulit untuk ditinggalkan. Sebagai situs jejaring sosial yang mengawali meriahnya dunia internet, facebook terus berkembang. Bukan hanya untuk bersosialisasi, facebook menyediakan beberapa fitur yang seperti plugins (widget) untuk dipasang di website atau blog. Tentu saja fungsinya jelas, agar facebook bisa lebih menyebar dan banyak digunakan. Bagi blogger pun juga bisa membuat blognya lebih bersahabat dengan pengunjung. Karena sekarang ini hampir semua orang punya akun facebook.



1. Button Like dan Send
Button atau tombol like dari facebook ini banyak sekali yang memanfaatkannya. Tombol ini menungkinkan bagi pengguna membagikan konten yang dilihatnya kepada teman-teman yang ada di Facebook. Dengan mengklik tombol like maka konten itu akan muncul di news feednya dengan bentuk link.

Ada juga button atau tombol send (kirim). Tombol ini akan dengan mempermudah mengirim konten ke teman-teman mereka. Pengguna memiliki pilihan untuk mengirim URL blog kita dalam pesan ke teman-teman Facebook mereka, ke dinding salah satu kelompok dari kelompok Facebook mereka, dan sebagai email ke alamat email.

2. Comments Box
Comments box atau kotak komentar facebook ini dapat digunakan untuk mengomentari post blog kita. Pengunjung akan lebih mudah untuk memberikan komentar, kotak komentar ini juga difasilitasi moderasi dan distribusi atau menyebarkan konten baik post atau komentarnya ke news feed facebook yang bisa dilihat teman-temannya.

3. Recommendations Box
Facebook recommendation box, adalah widget dari facebook yang memberikan rekomendasi atau saran kepada pembaca. Widget ini akan menampilkan list post disertai dengan thumbnailnya. Ini bisa menjadi alternatif untuk memberikan lebih banyak pilihan menu ke pengunjung blog.

4. Recommendations Bar
Berbeda dengan recommendations box, widget facebook yang berbentuk bar ini akan muncul otomatis, di pojok bawah blog ketika pembaca men-scroll ke bawah sejauh tertentu. Kotak kecil itu akan membuka kotak besar yang berisi link (post) yang diajurkan untuk dibaca juga berdasarkan jumlah like atau yang sudah disukai teman di facebook.

5. Like Box
Untuk meningkatkan jumlah pembaca atau membentuk komunitas akan lebih baik jika itu ditampilkan di blog juga. Facebook juga menyajikan plugins untuk mempromosikan halaman, yaitu Like Box. Dengan memasang like box akan menarik orang untuk like (suka) halaman facebook blognya.

Cara memasang like box cukup mudah, kita tinggal berkunjung ke facebook developer dan memilih Social Plugins lalu Like Box. Selanjutnya kita masukan URL halaman facebook, menentukan lebar widget, pilihan menampilkan stream atau tidak, dan warna. Jika sudah sesuai, tinggal klik Get Code, dan siap untuk kita tambahkan ke blog kode tersebut. Like akan menampilkan link ke halaman facebook, jumlah yang suka. Memperbanyak peluang bertambahnya jumlah like halaman facebook kita.

Itulah beberapa plugins dari facebook yang bisa dimanfaatkan untuk blog kita. Selain untuk membuat blog lebih menyatu dengan facebook, widget di atas juga bisa bermanfaat untuk mendapatkan lebih banyak traffik blog. Kamu sudah pasang yang mana?


Bisa dipastikan robot Google sekalipun tidak mungkin bisa menentukan keaslian suatu artikel, yang mungkin bisa tentu saja hanya penulis artikel itu sendiri. Tapi dengan hadirnya fasilitas untuk menampilkan gambar Profile Anda dalam hasil pencarian tentu ini akan menjadi cerita lain, selain terlihat bahwa Anda adalah penulis sebenarnya dan itu juga menjadi kesan profesional buat Anda. Coba saja Anda mencari artikel yang menarik di Google, Anda tentu akan melihat 10 hasil pencarian pertama dan bisa dipastikan semuanya mempunyai judul yang hampir mirip bahkan sama persis, lalu bagaimana jika di antara 10 hasil pencarian tersebut terpajang wajah tampan Anda, tentu si pencari akan melirik Anda terlebih dahulu walapun artikel blog Anda sendiri hanya berada pada urutan ke 6, itu karena halaman Google sering berisi penuh dengan teks dan dengan demikian orang mungkin akan tertarik lebih ke arah hasil yang memiliki beberapa elemen visual (foto penulis) yang melekat padanya. Asalkan bukan artikel COPAS aja ya tar malah malu2in, udah copas nampang pula hehehe...


Cara menampilkan gambar Profile dihalaman hasil result Google: 

CARA I:

1. Pertama, silahkan buat satu halaman "About me" di blog Anda, untuk pengguna blogger Anda bisa membuatnya melalui halaman Statis Page atau bisa juga menggunakan halaman Standar Post. 

2. Buat satu Text Link yang mengarah ke halaman URL Profile Google+ Anda dan jangan lupa menanamkan satu Tag rel="me" (ingat hanya satu tag saja) dalam link tersebut. 

<a href="https://plus.google.com/ID_Anda" rel="me">Agus Ramadhani</a>

rel2bme 
3. Ini sangat penting, pastikan semua artikel diblog Anda terkait kehalaman "About me". Caranya sangat mudah, Anda tinggal memasang saja link "About me" di menu, saya sendiri memasangnya di halaman About dalam widget saya (lihat paling bawah di blog ini ditandai dengan text link Read more ), dan pastikan Anda memasang Tag rel="author" pada link tersebut. 

<a href="http://www.blog-Anda.com/p/about-me.html" rel="author">About me</a>

rel author 


4. Langkah terakhir silahkan masuk ke halaman profile Google+ Anda disini https://plus.google.com dan tuju ke tombol "Edit Profile" kalau sudah silahkan tuju ke pengeditan "Profile lainnya", biasanya Anda diminta untuk memasukan alamat blog Anda, nah disini Anda tinggal memasukan Link "About me" saja beserta URL-nya.

google plus 


Sampai tahapan ini sebenarnya sudah selesai dan biarkan google merayapi halaman Anda terlebih dahulu. Perlu juga diketahui bahwa tidak ada jaminan gambar anda akan tampil, semua tergantung analisa google itu sendiri setelah merayapi halaman anda.



CARA II:
Cara yang kedua jauh lebih praktis dimana Anda tinggal menambahkan satu badge icon profile saja, caranya silahkan langsung menggunakan Profile Button Creator dialamat inihttp://www.google.com/webmasters/profilebutton 
Pastikan cara kedua ini tidak berlaku jika Anda sudah menggunakan cara pertama, jika tidak akan terjadi duplikat Profile Author.


Verifikasi Author
Agar gambar Profile Anda bisa tampil dan berjalan dengan sempurna sebaiknya Anda perlu melakukan verifikasi dengan mengujicobanya terlebih dahulu. 

1. Silahkan buka Rich Snippets Testing Tool
testing tools 

2. Masukan salah satu link artikel (posting) Anda yang terbaru.

3. Jika tidak ada masalah maka gambar profile beserta nama Anda akan muncul dan ditandai dengan nilai verifikasi yang bener.

Tips jika ada kesalahan
1. Pastikan Anda hanya menggunakan kedua tag rel="me" dan rel="author" diatas satu kali saja jangan sampai ada duplikat.

2. Pastikan Anda benar-benar memasukan gambar Anda pada Profile Google+, sebaiknya termasuk dengan Isi biodata Anda secara lengkap.

3. Pastikan halaman profile Google+ Anda benar-benar terkait dengan halaman blog Anda, termasuk halaman About me tadi.

4. Google akan memilih thumbnail gambar dari halaman Profil Google+ Anda, sebaiknya gunakan gambar yang sebenarnya dari diri Anda sendiri (bukan ikon). Gambar harus terlihat baik bahkan ketika dikompresi menjadi gambar thumbnail 50x50.



From My Favorite Blogger Stuff : http://www.o-om.com



Kalau sampeyan klinong-klinong atau jalan-jalan dari blog ke blog atau website, trus ada yang tertarik pada suatu artikel trus sampeyan coba klik kanan maunya sih copas alias copy paste e..taunya lo… kok gak keluar apa-apa? Itu bukan mousenya yang rusak, tapi blog itu pake proteksi klik kanan. Maksudnya sih bagus, buat mengamankan apa yang dia ketik biar gak dicopy sama teman-teman (pelit to orang.. kampret banget.. hehehe).

Tapi jika orang yang datang ke blog atau web itu (yang diproteksi klik kanannya) mau pake fungsi back, forward, reload, stop dan lain-lain gimana? Malah jadi ribet gitu. Ada yang lebih parah lagi, sewaktu-waktu sampeyan berjalan-jalan tak tentu, waktu klik kanan, ada pesan pop up yang berbunyi "Dilarang memakai klik kanan. IP anda sudah tercatat!" Wah, apa yang sampeyan perbuat? Kalo aku langsung aja ngacir  dari blog itu. Males..! gile kale..! Gak ngapa-ngapain kok dicatat IP-nya, ya toh?, lagian ilmu bukan kita yang punya... melangggar hak cipta? ... hehe..hak cipta apa, ilmu sudah ada sebelumnya.. siapa yang menciptakan?.. yang menciptakan adalah Gusti Alloh.!!.. kalau mencuri karya tulis mungkin.. hehe!!.. tapi apalah artinya pandai mengolah kata dan dituangkan dalam sebuah tulisan kalo sampeyan pelit..!! prinsipku ilmu untuk ditularkan, seperti pada blog ini siapa saja boleh COPAS meskipun tidak menulis sumbernya, kecuali artikel saudara kita yang diposting pada blog ini harus mencantumkan sumbernya...

Trus gimana ni solusinya.. ngomel melulu.. hehehe....??????
OK... semua masalah pasti ada solusinya, ya gak? Aku bertanya seniorku yang serba tahu, mau tanya apa aja pasti dia bisa jawab. Mau tahu siapa beliau? Mbah Google ... hehehe. Coba tanya sesuatu ke Mbah Google, pasti dijawab deh, gak mungkin enggak, yakin 100%.

Solusinya gini:
Untuk Firefox;Tools --> Options --> Content --> hilangkan centang pada Enable JavaScript -->OK


Untuk Opera; Setting --> Preferences (Ctrl + F12) --> tab Advanced --> Content --> hilangkan centang pada Enable JavaScript --> OK


Atau ini cara paling gampang, sampeyan tidak perlu repot-repot setting pada Browser, caranya dengan COPAS pada Sumber Code HTML, itu lebih mudah, setiap browser ada fasilitas untuk melihat code sumber, contohnya seperti dibawah ini;


Seandainya sampeyan melihat sumber code ternyata kosong alias tidak ada code HTML-nya berarti sama yang empunya blog atau website disimpan pada file hosting dan URL-nya di sembunyikan, berarti sampeyan benar-benar tidak bisa COPAS, hemmm. tidak perlu putus asa, masih ada alternatif terakhir ada cara yang lebih yahut ni..yaitu dengan cara mengkonversi ke PDF pake' sopwer Adobe Acrobat Pro trus Copy pada file pdf-nya dan Paste-kan ke blog sampeyan, dijamin tokcer!! biar nyahok tu blog (ada kembarannya..he..he..he), bahkan dengan Adobe Acrobat Pro sampeyan bisa konversi satu halaman penuh beserta gambar dan link-linknya aktif seperti layaknya blog atau website.

Ini contoh hasil konversi file pdf-nya


Sekali lagi untuk sopwer Adobe Acrobat Pro langsung aja meluncur ke website prabriknya untuk yang gratisan sampeyan tanya pada MBAH GOOGLE pasti dikasih tau he..he..he..

Nah…..He..he..he..he... Kalo ada MasBro sekalian  yang ora mudeng, tinggalkan komen ajah.




Sumber: http://belajar-coreldraw.blogspot.com




Posting Tentang dunia perbloggeran lagi, kali ini tentang cara Membuat Popular Post Hanya Tumbnail, secara default blogger menampilkan judul saja, gambar dan judul, gambar judul dan sebagian paragraf pertama, sedangkan untuk menampilkan gambarnya saja kita harus mengakal sendiri, karena blogger tidak menyediakan untuk menampilkan hanya gambarnya saja;

Sekrinsyutnya seperti dibawah ini;


Kalau disorot mouse pada link gambar akan berputar sehingga tampilan gambarnya menjadi besar dan muncul tulisan judul postingan, seperti gambar dibawah ini;


Caranya cukup sederhana, masbro tertarik!!.. ikuti langkah dibawah ini;

Langkah pertama;
Login ke dasbor blogger dengan id masbro sendiri, tambahkan widget Popular Post dengan klik "Tambah gadget" setelah tampil pop up pilih "Entri Populer" dengan  tekan tekan tombol +


kemudian pilih dan atur Konfigurasi Entri Populer seperti gambar dibawah ini, setelah selesai tekan tombol Simpan;



Langkah kedua;
Masuk ke edit html, ingat! jangan centang expand widget biarkan saja, masukkan kode dibawah ini diatas kode ]]></b:skin>

.popular-posts .item-thumbnail{float:left;} 
.popular-posts ul{padding-left:30px;} 
.popular-posts ul li {list-style-image: none;list-style-type: none;display:inline;} 
.popular-posts ul li img {padding:0px;-moz-border-radius: 5px;-webkit-border-radius: 5px;border-radius: 5px;-webkit-transition: all 0.3s ease;-moz-transition: all 0.3s ease;transition: all 0.3s ease;border: 2px solid #CCC;} 
.popular-posts ul li img:hover {border:2px solid #ccc;-moz-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-webkit-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-o-transform: scale(1.3) rotate(-360deg) ;-ms-transform: scale(1.2) rotate(-360deg) ;transform: scale(1.3) rotate(-360deg);} 

Selanjutnya cari kode seperti ini;

<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'/>

Kalau sudah ketemu hapus dan ganti dengan kode dibawah ini

<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'>
<b:includable id='main'>
  <b:if cond='data:title'><h2><data:title/></h2></b:if>
  <div class='widget-content popular-posts'>
    <ul>
      <b:loop values='data:posts' var='post'>
      <li>
        <b:if cond='data:showThumbnails == "false"'>
          <b:if cond='data:showSnippets == "false"'>
            <!-- (1) No snippet/thumbnail -->
            <a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a>
          <b:else/>
            <!-- (2) Show only snippets -->
            <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
            <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
          </b:if>
        <b:else/>
          <b:if cond='data:showSnippets == "false"'>
            <!-- (3) Show only thumbnails -->
            <div class='item-thumbnail-only'>
             
                <div class='item-thumbnail'>
   <a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'>
    <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                    <img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
       <b:else/>
        <img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwAa63FjFIsCw5CoReuxl1odSlEspBRKmc9qzgpSTtlrnBHFpwhYr5a_A_l_XxovdQZtk6oD_7RIaZHqofd3KmbBETOs6l7JcH-q5w2m76e5j5X8Jhn5gdhIJL0sYmmmaFYFxmTmSboFQ/s72-c/default.png' expr:width='data:thumbnailSize'/>
       </b:if>
                  </a>
                </div>        
             </div>
            <b:else/>
            <!-- (4) Show snippets and thumbnails -->
            <div class='item-content'>
              <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                <div class='item-thumbnail'>
                  <a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
                    <img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
                  </a>
                </div>
              </b:if>
              <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
              <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
            </div>
            <div style='clear: both;'/>
          </b:if>
        </b:if>
      </li>
      </b:loop>
    </ul>
    <b:include name='quickedit'/>
  </div>
</b:includable>
</b:widget> 

Dan lihat hasilnya, maka akan seperti sekrinsyut diatas, monggo dicoba.




Sumber: http://belajar-coreldraw.blogspot.com


Kali ini saya akan memberikan sebuah solusi atau pemecahan bagi Anda yang memiliki masalah dengan loading blog yang cukup berat. Loading atau proses membuka pada sebuah program menjadi salah satu faktor penting bagi bekerjanya sebuah sistem. Begitu juga dengan loading sebuah blog, jika terlalu berat maka akan membuat kinerja blog yang kita kelola menjadi sulit untuk berkembang karena pengunjung pasti akan berkurang. Seorang pengunjung tidak mau lama-lama menunggu untuk melihat isi atau artikel yang ingin dibacanya. Mereka lebih memilih mengunjungi sebuah blog yang cepat proses membukanya, disamping lebih efisien waktu, mungkin juga biaya yang dikeluarkan lebih kecil jika mereka mesti bayar koneksi internet.

Blog yang saya bahas disini adalah blogspot, kecepatan loading blog platfrom blogger ini hanya tergantung pada seberapa banyak kode script yang kita masukkan ke dalam template tapi dengan asumsi kecepatan koneksi internet yang digunakan sama. Beda dengan Wordpress atau platform blog lain yang menggunakan hosting sendiri, kecepatan blog tergantung juga dengan jenis dan kapasitas hosting yang dipakainya. Umumnya blog yang loadingnya berat biasanya memakai template jenis magazine seperti yang sering saya buat, karena banyak sekali fitur yang dipasang pada homepage. Sebenarnya dari Google sendiri juga menyarankan agar loading blog lebih cepat, paling tidak hanya 9 post yang ada di homepage. Tapi karena semakin berkembangnya blogger, platform blog ini sekarang bisa lebih dikembangkan sehingga menyerupai bentuk blog-blog profesional seperti platform lainnya dengan konsekuensi loading blog yang semakin lambat.

Bagi Anda pengguna blogger, saya akan memberikan solusi logis untuk meningkatkan performa kecepatan loading blog, khususnya bagi anda pemakai template style magazine. Jika anda memakai sebuah template dengan menggunakan banyak fitur, seperti slider, label per categori atau lainnya. Pasti pernah menemukan sebuah script yang panjang (biasanya diletakkan diatas kode </head>) atau script yang sudah disimpan di tempat penyimpanan Google Code oleh si pembuat template.


Javascript yang belum disimpan di Google Code

Saya akan berikan contoh sebuah script dan cara menyimpannya di Google code anda sendiri. Perhatikan contoh script di bawah ini saya ambil yang sederhana :

<script language='javascript'>
function Barva(koda)
{
document.getElementById(&quot;vzorec&quot;).bgColor=koda;
document.hcc.barva.value=koda.toUpperCase();
document.hcc.barva.select();
}
function BarvaDruga(koda)
{
document.getElementById(&quot;vzorec2&quot;).bgColor=koda;
document.hcc.Barva2.value=koda.toUpperCase();
document.hcc.Barva2.select();
}

</script>

Perhatikan kode warna biru diatas, buka notepad kemudian copy kode warna biru ke notepad. (hanya warna biru). Setelah itu klik save as, pada File name beri nama file itu dengan diakhiri.js (misalnya : contoh.js). Dan pada Save as type pilih All filesEncoding biarkan pada ANSI, seperti pada gambar di bawah :


Setelah proses penyimpanan file di komputer sekarang kita simpan di Google Code agar bisa dipasang pada template. Buka Google Code Anda, kalau belum pernah menggunakan Google Code sebelumnya, Anda harus membuatnya terlebih dahulu berikut caranya :
  1. Login ke akun Google anda, kemudian kunjungi http://code.google.com/hosting/

  2. Setelah itu klik Create a new project seperti gambar diatas, setelah muncul jendela baru isi kotak kosong seperti contoh gambar di bawah.


    Yang perlu anda perhatikan adalah dalam mengisi Version control system dan source code lisence, Anda harus isi seperti contoh gambar diatas. Untuk kolom lain bisa diisi terserah anda. Setelah itu klik Create project.
  3. Anda sekarang sudah mempunyai akun di Google Code, langkah selanjutnya adalah menyimpan kode javascript yang sudah dibuat diatas di Google Code. Menuju ke tab 'Download' dan klik New download. Kemudian klik Browse dan pilih file javascript yang ingin diupload. Isi informasi yang berhubungan dengan file javascript tersebut kemudian klik Submit file.

  4. File javascript anda sudah diupload ke Google code. Sekarang tinggal memanggilnya dan meletakkanya di template Anda. Klik file yang tadi sudah diupload, setelah itu akan terbuka jendela baru. Untuk mendapatkan direct link dari file yang anda upload. Klik kanan pada nama file tersebut kemudian pilih copy link location (firefox) atau salin alamat tautan (Chrome) seperti gambar dibawah.

  5. Sekarang bagaimana menempatkan direct link tersebut ke dalam template? Perhatikan dua gambar di bawah ini :

    Sebelum disimpan di Google code

    Sesudah disimpan di Google code

    Perhatikan kode block biru pada kedua gambar diatas, gambar atas belum diringkas dan pada gambar bawah kode sudah diringkas dan disimpan di tempat penyimpanan Google Code menjadi seperti ini :

    <script src="http://kauman.googlecode.com/files/contoh.js" type="text/javascript"/>

    Kode script diatas adalah kode ringkasan dari contoh kode script panjang paling atas dan warna merah adalah direct link file yang kita upload di Google Code pada langkah nomer 4 diatas.

Javascript yang sudah disimpan di Google Code


Nah sekarang bagaimana jika file javascript itu sudah disimpan di Google Code milik akun lain? Saya akan berikan contohnya dibawah :
<script src='http://jamu-martin.googlecode.com/files/related-martin.js' type='text/javascript'/>
URL Javascript warna merah diatas yang harus diganti dengan URL script dari Google Code anda. Caranya copy URL tersebut ke browser Anda seperti gambar dibawah :


Kemudian tekan Enter pada keyboard. Jika muncul pilihan save, Anda tinggal save file tersebut kemudian upload ke Google Code Anda seperti langkah nomer 3 diatas. Tetapi jika setelah tekan enter muncul kode javascript yang berderet-deret banyak sekali deh pokoknya, copy kan kode itu ke notepad kemudian simpan seperti pada gambar paling atas pada artikel ini. Setelah itu upload ke Google Code seperti langkah-langkah diatas. Setelah itu masukkan atau ganti URL warna merah pada javascript diatas dengan URL atau direct link dari google code yang sudah Anda upload.

Kok bisa ya dengan menyimpan javascript di tempat penyimpanan Google Code sendiri bisa meringankan loading blog? Penjelasannya seperti ini, jika Anda memakai sebuah template dengan menggunakan banyak script yang disimpan di Google Code oleh si pembuat template, pastinya tidak hanya Anda yang memakai template tersebut, pasti ada pengguna lain yang memakai template yang sama. Jika kedua blog dengan menggunakan template yang sama loading pada saat bersamaan pasti akan terasa semakin berat, kalau cuma dua atau tiga sih nggak terlalu terasa kalau yang memakai template itu banyak apa tidak semakin berat loadingnya? Disamping itu juga untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu script si pembuat template rusak atau overload.




Sumber: Creatingwebsite-maskolis.blogspot.com


Berikut ini adalah cara sederhana khusus bagi anda yang ingin melindungi seluruh artikel-artikel yang ada di blog anda agar tidak dapat di copy paste oleh pihak lain, tapi untuk saya pribadi, saya lebih memilih untuk mempersilahkan bagi para pengunjung yang ingin mengutip/ meng-copy paste artikel di blog ini jika itu bermanfaat dan bernilai positif, asal tidak lupa menyertakan sumbernya. Baik sekarang kita langsung saja, caranya sebagai berikut :
- Kita login dahulu masuk ke Dasbor;
- Klik tab Tata Letak;
- Pilih tab Edit HTML;
- Tandai kotak  Expand Template Widget;
- Cari kode <head>;
- Copy paste script di bawah ini, letakkan tepat setelah <head>;


<SCRIPT type="text/javascript">
if (typeof document.onselectstart!="undefined") {
document.onselectstart=new Function ("return false");
}
else{
document.onmousedown=new Function ("return false");
document.onmouseup=new Function ("return true");
}
</SCRIPT>

- Setelah selesai klik Simpan Template;
- Selesai. Good Luck ! 


Parsing atau Encode HTML merupakan cara yang cukup penting  bagi para publisher yang akan membuat artikel mengenai code script html  yang akan ditampilkan dalam postinganya pada saat dipublish.Misalnya ingin membuat postingan yang akan dipublish berisi code script html agar code script htmlnya tampil dihalaman postingan pada saat dipublish , seperti contoh ingin membuat artikel mengenai tutorial cara membuat widget recent post, cara membuat text area, cara mengedit template blog, cara parsing/encode HTML pada code iklan PPC/Adsense  agar iklan dapat diselipkan diantara halaman posting, dan mungkin juga tutorial tentang cara membuat guestbook pada blogspot maupun wordpress dll. Kesimpulannya  kode HTML tidak akan keluar di artikel postingan blog kita tanpa kode tambahan. Jadi bila kita tidak hafal kode tambahan tersebut, gunakan saja situs program extract Encode/Decode HTML entities yang sudah tersedia. Berikut ini saya akan mencoba menjelaskan kepada sobat netter cara mudah dan cepat mem-parsing/Encode HTML : 
  1. Siapkan/copy-kan dulu  kode HTML yang ingin sobat parsing/di-Encode, kemudian klikdisini
  2. Masukkan kode HTML yang tadi sobat copy ke dalam kotak yang tersedia dan klik Parse , selesai dan copykan saja hasil parsenya ke tempat yang sobat inginkan.
Atau sobat netter bisa melakukan parse dengan cara lain adalah dengan cara silahkan menuju ke centricle.com kemudian pilih pada bagian tab tool :

parse centricle1 



Pilih Encode/Decode HTML entities :

parse centricle2 



Tentunya code script html yang akan di parse/Encode sudah disediakan/dicopy dan dipaste/ditempatkan pada kolom Encode. Kemudian klik Encode bila kita ingin melakukan parse kode , copy kan hasil parsenya ketempat yang ingin sobat netter inginkan.

parse centricle3

Jika ingin mengembalikan kode kita seperti semula kita hanya melakukan  paste/tempatkan saja code script html yang sudah di parse/encode lalu klik tombol decode.
Contoh berikut ini adalah cara memparse/Encoding code iklan PPC/Adsense yang akan dimasukan ke halaman postingan pada blog :

Bila tidak di-parse besar kemungkinan  kita akan mendapati pesan error seperti berikut : 

Your template could not be parsed as it is not well-formed. Please make sure all XML elements are closed properly. XML error message: The processing instruction target matching "[xX][mM][lL]" is not allowed. 

Anda dapat menggunakan cara yang lebih mudah untuk memparse code iklan PPC/Adsense yaitu silahkan Anda kunjungi disini http://www.blogcrowds.com sebelumnya copykan dulu code iklan PPC/Adsense yang akan Anda parse/Encode lalu paste/tempatkan ke kolom parse yang tersedia, dilanjutkan dengan memilih tombol PARSE untuk memulai proses encoding/parsing :

 parse code adsense1 



Dibawah ini adalah contoh gb. dari hasil parse/encodenya :

parse code adsense2 
Selanjutnya copas/copy paste kan hasil parse/encode dari kode iklan PPC/Adsense ke halaman template HTML Anda. 

Cara lainnya dapat juga dilakukan dengan cara seperti yang sudah dijelaskan diatas yaitu menggunakan  centricle.com kemudian menuju tab tool pilih Encode/Decode HTML entities. Kemudian klik Encode bila kita ingin melakukan parse kode dan klik Decode bila kita ingin mengembalikan kode kita seperti sebelumnya. 

Sekian dan semoga berguna bagi ANDA.
Advertisement